BintangBikers.com, Salam Bikers. Pada tulisan saya sebelumnya, saya menceritakan pengalaman saat perjalanan dari Jakarta menuju Africa, pada tulisan saya kali ini, saya akan menceritakan apa saja yang saya alami di hari pertama dan kedua di Africa, tepatnya perjalanan saya bersama istri tercinta dari Nairobi ke Kisumu. Dalam cerita ini saya bagikan saja langsung berupa beberapa foto yang saya ambil. Berikut foto – fotonya

Hari ke 2 perjalanan kami lanjutkan dari Kisumu, Kenya menuju Kampala, Uganda. Busia merupakan perbatasan border crossing antara Kenya dengan Uganda. Disini dilarang foto  – foto. Tetapi saya tetap bandel secara sembunyi – sembunyi mengambil foto disana. Oleh karena itu, di Nairobi dan Busia saya sudah kena tegur karena mengambil foto. Saya heran kenapa ya dilarang mengambil foto disana ? padahal kan bagus untuk promosi wisata. Kita kan turis pasti ambil foto – foto yang menurut kami indah sebagai kenang – kenangan, atau mungkin foto – foto yg selama ini disebarkan oleh turis adalah foto – foto tentang kemiskinan dan kekacauan disini, sehingga sekarang dilarang mengambil foto – foto disana.

Setelah hari itu, hampir tidak ada foto perjalanan kami, karena ibu Ida terkena Flu berat dan mata kanan radang akibat terkena debu Africa hingga matanya menjadi bengkak. Ida  kemudian ikut mobil support. Kondisi jalan di Kenya lumayan tetapi tidak sebaik di Indonesia, tertinggal 20 – 30 tahun. Tidak ada akses jalan toll. Lalu lintas semrawut, gojek merk TVS ex India kaya laron dijalanan.

Pengalaman paling jelek yang saya peroleh di Uganda. Dari kota Jinja ke Kampsla yang berjarak hanya 78 km harus ditempuh hampir 4 jam. Khususnya waktu melewati jembatan Sungai Nil. Selap selip diantara traffic 2 arah, kami melewati jalanan rumput yang sudah menjadi tanah seperti off road. Kami melewati, atau lebih tepatnya melompati meridian jalan dan contra flow. menurut saya, ini trafic paling jelek yang saya pernah alami.

Terimakasih sudah membaca cerita saya dan silahkan tinggalkan komentar Anda di kolom komentar.
Salam,
Alexander Lunardi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.