Tips Bagi yang Akan Mudik dengan Motor


BINTANGBIKERS – Mudik sudah menjadi kebiasaan masyarakat disetiap tahun menjelang lebaran. Pulangnya dari satu tempat ke tempat tinggal lama, umumnya kota ke kampung halaman, itulah arti kata mudik.

Demi merayakan Idul Fitri di kampung halaman, berbagai jalan ditempuh mulai dari antri tiket, menyewa mobil bahkan sekarang ini banyak pemudik menggunakan motor.

Banyak kalangan masyarakat beranggapan bahwa mudik menggunakan motor itu lebih praktis, lebih hemat dan efisien. Tetapi semua hal itu jika dicermati lebih dalam lagi, justru lebih beresiko. Saat ini banyak sekali kecelakaan terjadi yang menimpa para pemudik dengan motor.

Bagi Anda yang terpaksa mudik dengan motor, berikut beberapa tips yang harus diperhatikan kepada pemudik dengan menggunakan motor :

1. Persiapkan mental dan fisik seperti berdoa sebelum berangkat, selalu berpikir positif, tenang, jangan ugal-ugalan, tidur yang cukup (minimal 6 jam), bawa makanan kecil dan minuman mineral, obat-obatan, beristirahat setiap beberapa jam

2. Perlengkapan safety riding seperti helm SNI, jacket yang mudah terlihat pengendara lain, sarung tangan, celana panjang, sepatu, jas hujan, rompi, baju tipis di siang hari dan baju tebal di malam hari

3. Cek kondisi sepeda motor seperti kaki-kaki (tekanan udara disesuaikan dengan beban, velg, suspensi, kembangan ban), kemudi (pastikan kemudi dalam keadaan bebas), lampu/kelistrikan dan klakson (pastikan mereka berfungsi sebagaimana mestinya), oli mesin dan oli rem (tambahkan oli sesuai spesifikasi jika kurang. Lihat pula selang-selang pendukungnya) dan terpenting atau paling vital yang harus diperhatikan itu adalah karburator, busi, rem serta rantai

4. Jika berboncengan sebisa mungkin sepeda motor hanya ditunggangi dua orang sesuai peraturan pemerintah dan keselamatan. Orang yang diboncengi harus memakai perlengkapan dan pakaian seperti pengendara, tidak membawa barang-barang berlebihan, informasikan ke pembonceng agar duduk dengan posisi yang baik. Yang terpenting jika berboncengan adalah si pengendara harus sering sering menengok ke belakang, jangan sampai pembonceng tertinggal.

Semoga tips diatas bermanfaat. Ingat, keluarga di kampung halaman menunggu Anda datang dengan selamat, jadi berhati-hatilah, dan jangan lupa berdoa sebelum melakukan perjalanan.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*